Mengeruk Untung dari Bisnis Kopi Luwak

24 May 2011

Mengeruk Untung dari Bisnis Kopi Luwak

Judul : Mengeruk Untung dari Bisnis Kopi Luwak
Penerbit : Agro Media Pustaka
Penulis : Ir Edy Panggabean
Kategori : Entrepreneur

Begitu banyak keistimewaan yang terdapat pada kopik luwak. Selain kenikmatan cita rasa dan aromanya, harga kopi luwak juga terbilang cukup fantastis. Bayangkan saja, harga secangkir kopi luwak bisa mencapai ratusan ribu rupiah. Tak heran jika kopi luwak ini dikenal sebagai kopi termahal di dunia.

Kopi luwak merupakan kopi yang bahan bakunya berasal dari kotoran atau feses binatang luwak. Biji kopi ini diyakini memiliki cita rasa yang berbeda setelah dimakan dan melewati saluran pencernaan luwak.

Luwak atau musang ini sangat menyukai buah-buahan yang memiliki rasa manis. Diantaranya buah pisang, pepaya, nangka, rambutan dan kopi. Luwak akan memilih buah kopi yang betul-betul masak dan berwarna merah sebagai makanannya untuk kemudian disortir kembali berdasarkan indera penciumannya.

Kopi luwak sangat digemari oleh masyarakat pencinta kopi. Sebab rasanya yang sangat spesial ini berbeda dari rasa kopi biasanya. Tidak tanggung-tanggung, media cetak dan elektronik pun turut andil dalam mempublikasikan ketenaran kopi asli dari Indonesia ini.

Bahkan Presiden Indonesia, Bapak Susilo Bambang Yudhoyono pernah memberikan kopi luwak ini sebagai oleh-oleh dari Indonesia kepada Perdana Menteri Australia saat kunjungannya ke Australia di awal Maret 2010 lalu. Selain itu, acara talkshow The Oprah Winfrey Show juga pernah membahas kopi luwak ini.

Selain sebagai media pengolahan dan penyortir untuk biji kopi luwak, luwak atau musang ini juga memiliki manfaat yang bernilai ekonomi lainnya. Dagingnya diduga memiliki khasiat untuk menyembuhkan penyakit asma dan hormonnya dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan parfum.

Tak heran jika saat ini, luwak dapat dijadikan sebagai salah satu hewan peliharaan. Hal ini ditandai dengan adanya komunitas pemelihara hewan ini sejak bayi hingga dewasa. Luwak dapat menjadi jinak apabila pemeliharaannya dilakukan mulai dari anakan. Umurnya pun dapat mencapai 15 tahun. Ukuran luwak dewasa memiliki panjang 92 cm dengan bobot 4,5 kg. Harganya pun bervariasi, mulai 200 ribu rupiah bagi luwak yang masih anakan hingga 2 juta bagi yang dewasa.

Oleh karena itu, sebelum memulai berbisnis kopi luwak ini, dibutuhkan beberapa persiapan teknis lainnya. Seperti menyediakan hewan luwak, membuat kandangnya, mempersiapkan pasokan buah kopi, hingga menyediakan pakan lainnya. Asumsinya, penangkar luwak sudah memiliki kebun kopi sebagai sumber penyedia buah kopi. Jika tidak, penangkar luwak dapat membeli buah kopi dari pemiliki kebun kopi.

Menurut penulis, jika dilihat dari aspek ekonomi, bisnis ini sangat menggiurkan jika pengelolaannya dilakukan dengan baik. Oleh karena itu, penulis menyarankan kepada siapa saja yang akan memulai bisnis ini, untuk menciptakan peluang bisnis baru, yaitu penghasil kopi luwak.

Buku setebal 98 halaman ini akan mengupas tuntas bagaimana mengeruk untung dari bisnis kopi luwak. Terdiri dari sembilan bab, mulai dari pengetahuan umum apa itu kopi luwak, informasi seputar hewan luwak, persiapan teknis memulai bisnis, pemeliharaan dan pemanenan, hingga pengelolaan kopi luwak. Ada juga info mengenai komposisi kimia dari biji kopi, penyajian kopi luwak, bisnis pemasaran sampai analisis usaha. Dilengkapi pula gambar-gambar menarik serba full calor. Selamat berwirausaha !


TAGS


-

Author

Search

Recent Post