Maskot Modo untuk Tenis SEA Games XXVI

Maskot Modo untuk Tenis SEA Games XXVI

Petenis putri unggulan Indonesia, Ayu Fani Damayanti sukses melaju ke partai semifinal di nomor tunggal putri. Setelah dengan mudah menundukkan petenis Myanmar, Thandar Aung melalui dua set langsung tanpa balas dengan torehan angka 6-0, 6-0. Petenis kelahiran Denpasar, Bali yang menduduki peringkat ke 222 dunia ini bukanlah tandingan petenis Myanmar yang nyatanya belum memiliki peringkat dunia. Sehingga, hasil ini semakin membuka peluang timnas merah putih Indonesia untuk meraih medali emas di SEA Games XXVI.

Bertempat di Kompleks Lapangan Tenis Bukit Asam JSC Palembang, pertandingan yang digelar pada hari ini, Kamis (17/11) juga mengantarkan petenis asal Thailand, Nicha Lertpitaksinchai ke babak semifinal. Ini setelah Eve (panggilan akrabnya, red) mengunguli lawannya, Andrea Daravy Ka dari Kamboja dengan skor 6-3, 6-3. Berdasarkan hasil ini, maka Thailand akan berhadapan dengan Indonesia di partai semifinal tunggal putri.

Di nomor ganda putri, pada babak perdelapan besar, pasangan Indonesia, Lavinia Tananta/Grace Sari akan menghadapi pasangan Phuomg Dai Hyunh/Thi Tam Hao Tran dari Vietnam. Sedangkan pasangan Ayu Fani Damayanti/Jessy Rompies masih harus menunggu hasil pertandingan antara pasangan Filipina dan Myanmar. Di atas kertas, yang menjadi lawan terberat Indonesia di cabor tenis ini hanyalah Thailand. Meski begitu Indonesia tidak boleh lengah dalam menghadapai segala kemungkinan yang dapat terjadi di lapangan.

Di partai lainnya, petenis unggulan tunggal putra Indonesia, Christopher Rungkat berhasil mengalahkan Kenny Bun dari Kamboja dengan skor 6-4, 7-6 (3). Selanjutnya, di babak perdelapan besar ini, Christo akan berhadapan dengan petenis Malaysia, Yew Ming Si yang juga berhasil lolos usai mengalahkan Donedy Keodalasouk dari Laos di babak penyisihan. Sejauh ini hasil pertandingan masih berjalan dengan normal. Lagipula di atas kertas petenis kita lebih unggul di banding Malaysia, dari ranking dunia juga kita di atas mereka, papar Bonit Wiryawan sang kapten putra Indonesia. Meskipun begitu, Bonit tidak mau sesumbar. Kita akan bermain lepas saja, semoga bisa memberikan yang terbaik bagi Indonesia, tambahnya.

Sementara itu, petenis unggulan kedua Indonesia, Alexander Elbert Sie juga berhasil melibas Aung Kyaw Naing dari Myanmar dengan skor 6-0, 7-5. Dengan begitu, pria kelahiran 1887 ini akan bertemu Filipina, setelah petenis negara itu sukses mendulang kemenangan atas Samneang Long dari Kamboja dengan skor 6-0, 6-1.

Pada pertandingan selanjutnya, petenis Minh Quan Do dari Vietnam dipaksa angkat koper setelah di babak perdelapan besar kuartal pertama hari ini gagal meraih kemenangan atas Danai Udomchoke dari Thailand dengan nilai 6-2, 6-1. Selanjutnya, Udomchoke sendiri akan berhadapan dengan salah satu pemenang pertandingan antara Elbert Sie dari Indonesia dan Jeson Patrombon dari Filipina.

Jalannya pertandingan sempat terhenti beberapa jam, setelah hujan mengguyur venue yang terletak di Jakabaring Sport City (JSC) ini. Pertandingan terhenti tepat ketika tunggal putri Indonesia, Lavinia Tananta akan bertanding melawan Anna Clarice Patrimonio. Meski begitu beberapa pertandingan yang telah dijadwalkan sebelumnya tetap digelar. Seperti laga ganda putra antara Indonesia, Christopher Rungkat/Albert Sie versus Donedy Keodalasouk/Vitaya Lasavady dari Laos. Indonesia berhasil mematahkan jalan Laos dengan skor telak 6-0, 6-0. Tercatat, ada lima pertandingan yang terpaksa harus ditunda dari total enam belas pertandingan yang ada hari ini. Termasuk laga antara Lavinia Tananta dengan Anna Clarice Patrimonio.


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?
Share and Enjoy:
  • Facebook
  • TwitThis